Pengobatan dan Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Bagi para penderita kanker, pengobatan dan gejala kanker serviks stadium 2 merupakan informasi sangat penting yang harus mereka ketahui. Informasi tersebut dapat menjaga diri mereka dari kondisi kanker serviks yang semakin memburuk. Penderita kanker serviks dapat menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kanker serviks berkembang dengan adanya informasi mengenai gejala dan pengobatan kanker serviks yang dapat mereka lakukan. Sebelum melakukan pengobatan, penderita kanker serviks harus mengetahui bagaimana kondisi kanker serviks yang diderita.

Kanker serviks stadium 2 merupakan lanjutan dari penyakit kanker serviks stadium 1. Mereka yang telah memasuki tahap ini memiliki kondisi tubuh yang jauh lebih buruk ketika mereka masih berada pada stadium pertama. Sama halnya dengan kanker serviks stadium 1, gejala kanker serviks stadium 2 juga dapat menyebabkan rasa nyeri pada bagian bawah perut. Rasa nyeri tersebut dapat terjadi akibat semakin banyaknya sel kanker yang berkembang di dalam tubuh. Gejala kanker serviks yang terasa nyeri juga dilengkapi dengan pembengkakan. Selain rasa nyeri dan peradangan, ada gejala lain yang dirasakan oleh para penderita kanker serviks stadium 2, seperti:

·         Terjadinya pendarahan pada urin an feses

·         Berat badan yang turun secara drastis

·         Siklus haid yang tidak berlangsung normal

·         Munculnya cairan vagina dalam jumlah banyak yang disertai dengan bau yang kurang sedap

Bagi para wanita yang telah memasuki kanker serviks stadium 2, mereka harus melakukan pengobatan secara medis. Pengobatan yang dilakukan dengan sedini mungkin akan memberikan harapan sembuh yang besar. Gejala kanker serviks stadium 2 dapat diminimalkan sehingga kondisi penyakit tersebut tidak bertambah parah. Pengobatan penyakit kanker serviks dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa cara. Radioterapi, kemoterapi, pengangkatan jaringan, penyinaran dengan sinar laser dan pengangkatan organ merupakan cara medis dalam menangani penyakit kanker serviks. Pengangkatan organ rahim dapat dilakukan jika sel kanker telah menyebar di seluruh bagian organ. Selain pengobatan secara medis, penderita kanker serviks juga dapat melakukan pengobatan secara tradisional dengan mengandalkan bahan-bahan alami.